SOAL-SOAL EKONOMI POLITIK ERA SOEKARNO



SOAL 1
1. Gejolak sosial, politik, dan keamanan yang sangat dahsyat di era Soekarno menyebabkan pertumbuhan ekonomi kurang diperhatikan. Puncak kegagalan ekonomi orde lama adalah …
A. Terjadi hiper inflasi yang mencapai lebih 500% pada akhir tahun 1965
B. Terjadi hiper deflasi yang mencapai lebih 500% pada akhir tahun 1965
C. Gagalnya produksi padi petani yang mengakibatkan kelangkaan dan melambungnya harga beras
D. Nasionalisasi seluruh aset perusahaan Belanda yang mengakibatkan banyaknya pengangguran
E. Peristiwa pembakaran dan penghancuran aset usaha milik para pengusaha China tahun 1966 di berbagai tempat yang menyebabkan limbungnya perekonomian nasional

JAWABAN A
Penjelasan setelah No. 2

SOAL 2
2. Indonesia menerapkan model guidance development dalam pengelolaan ekonomi, menggunakan pola dasar Growth with Distribution of Wealth pada periode 1950-an. Maksud dari model ekonomi ini adalah …
a. Pemerintah pusat memberikan kewenangan kepada asing untuk berinvestasi di Indonesia secara terbatas
b. Peningkatan pertumbuhan ekonomi diserahkan pada masing-masing daerah berdasarkan petunjuk dari pusat
c.  Pemerintah pusat memberikan otoritas penuh pada partai politik untuk mengelola ekonomi
d.  Pemerintah pusat sangat dominan dalam mengatur pertumbuhan ekonomi
e. Pemerintah pusat memberikan saran pada para pelaku ekonomi untuk berinvestasi

JAWABAN D
Penjelasan No. 1 dan No. 2
Pada periode tahun 1950-an Indonesia menerapkan model guidance development dalam pengelolaan ekonomi, dengan pola dasar Growth with Distribution of Wealth di mana peran pemerintah pusat sangat dominan dalam mengatur pertumbuhan ekonomi (pembangunan semesta berencana). Model ini tidak berhasil, karena begitu kompleknya permasalahan ekonomi, sosial, politik dan keamanan yang dihadapi pemerintah dan ingin diselesaikan secara bersama-sama dan simultan. Puncak kegagalan pembangunan ekonomi orde lama adalah terjadi hiper inflasi yang mencapai lebih 500% pada akhir tahun 1965.

SOAL 3
3. Moh. Hatta adalah bapak Koperasi Indonesia. Beliau mengusulkan 3 jenis koperasi, yaitu …
a. Koperasi konsumsi, koperasi produksi, koperasi kredit
b. Koperasi pedesaan, koperasi simpan pinjam, koperasi sekolah
c. Koperasi serba usaha, koperasi pasar, koperasi kerakyatan
d. Koperasi pasar, koperasi kredit, koperasi unit desa
e. KUD, KSP, KPN

JAWABAN A
Moh. Hatta dikenal sebagai bapak koperasi. Beliau mengusulkan didirikannya 3 macam koperasi :
1.  Pertama, adalah koperasi konsumsi yang terutama melayani kebutuhan kaum buruh dan pegawai.
2. Kedua, adalah koperasi produksi yang merupakan wadah kaum petani (termasuk peternak atau nelayan).
3. Ketiga, adalah koperasi kredit yang melayani pedagang kecil dan pengusaha kecil guna memenuhi kebutuhan modal.
Bung Hatta mengatakan bahwa tujuan koperasi yang sebenarnya bukan mencari laba atau keuntungan, namun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan bersama anggota koperasi.

SOAL 4
4. Koperasi adalah salah satu wadah perjuangan rakyat dalam mengisi kemerdekaan yang termuat dalam undang-undang. Apakah landasan strukturil koperasi ?
a. Pancasila
b. Pancasila dan UUD 1945
c. UUD 1945
d. Gotong Royong
e. Pasal 33 UUD 1945

JAWABAN C
Berdasarkan UU Nomor 12 tahun 1967
Tentang Pokok-Pokok Perkoperasian pada BAB II mengenai LANDASAN-LANDASAN KOPERASI
Pasal 2.
(1)  Landasan idiil Koperasi Indonesia adalah Pantjasila.
(2)  Landasan strukturil Koperasi Indonesia adalah Undang- undang Dasar 1945 dan landasan geraknja adalah pasal 33 ajat (1) Undang-undang Dasar 1945 beserta pendjelasannja.
(3)  Landasan mental Koperasi Indonesia adalah setia kawan dan kesadaran berpribadi.

SOAL 5
5. Apakah maksud dari sistem ekonomi Ali-Baba ?
A. Penggalangan kerjasama antara pengusaha china dan pengusaha pribumi
B. Penggalangan kerjasama antara pengusaha china dan pengusaha arab
C. Penggalangan kerjasama antara pengusaha pengusaha pribumi dan pengusaha arab
D. Penggalangan kerjasama antara pengusaha pribumi, china dan arab
E. Penggalangan kerjasama antara pengusaha china, pengusaha belanda, dan pengusaha arab

JAWABAN A
Perekonomian Indonesia Pada Masa Demokrasi Liberal
Masa ini disebut masa liberal, karena dalam politik maupun sistem ekonominya menggunakan prinsip-prinsip liberal. Perekonomian diserahkan pada pasar sesuai teori-teori mazhab klasik yang menyatakan laissez faire laissez passer. Padahal pengusaha pribumi masih lemah dan belum bisa bersaing dengan pengusaha nonpribumi, terutama pengusaha Cina. Pada akhirnya sistem ini hanya memperburuk kondisi perekonomian Indonesia yang baru merdeka.

Usaha-usaha yang dilakukan untuk mengatasi masalah ekonomi, antara lain :

A. Gunting Syarifuddin, yaitu pemotongan nilai uang (sanering) 20 Maret 1950, untuk mengurangi jumlah uang yang beredar agar tingkat harga turun.
B. Program Benteng (Kabinet Natsir), yaitu upaya menumbuhkan wiraswastawan pribumi dan mendorong importir nasional agar bisa bersaing dengan perusahaan impor asing dengan membatasi impor barang dan memberikan lisensi impornya hanya pada importir pribumi agar nantinya dapat berpartisipasi dalam perkembangan ekonomi nasional. Namun usaha ini gagal, karena sifat pengusaha pribumi yang cenderung konsumtif dan tak bisa bersaing dengan pengusaha non-pribumi.
C. Nasionalisasi De Javasche Bank menjadi Bank Indonesia pada 15 Desember 1951 lewat UU no.24 th 1951 dengan fungsi sebagai bank sentral dan bank sirkulasi.
D. Sistem ekonomi Ali-Baba (kabinet Ali Sastroamijoyo I) yang diprakarsai Mr. Iskak Cokrohadisuryo, merupakan penggalangan kerjasama antara pengusaha cina dan pengusaha pribumi.



SOAL 6
6. Pada masa orde lama Indonesia pernah keluar dari keanggotaan PBB, disebabkan oleh…
a. Kebijakan PBB menurut MPRS dipandang tidak mencerminkan toleransi pergaulan internasional
b. PBB dianggap terlalu memihak Belanda dalam masalah Papua Barat
c. Soekarno menganggap PBB terlalu didominasi pengaruh barat
d. PBB tidak mengirimkan pasukan bantuan saat agresi militer I Belanda
e. Perseteruan Indonesia dan Malaysia

JAWABAN C
Penjelasan
Ajaran NASAKOM yang dicetuskan Bung Karno, membuat bangsa barat terutama Amerika yang memegang teori domino memandang  Indonesia harus diwaspadai terjerumus dalam komunisme.
Indonesia lebih dianggap sebagai negara yang tak memiliki pegangan dibanding negara non blok. Hal ini karena kedekatan Soekarno dengan Barat dan Timur sekaligus, yang memunculkan pandangan terhadap politik internasional Soekarno.
Barat kemudian mendekati Presiden Soekarno untuk memastikan Indonesia tidak jatuh dalam teori domino yang tengah terjadi di Vietnam. Keterlibatan Amerika Serikat dalam serangkaian pemberontakan daerah di Indonesia dan sokongan AS dalam pemberontakan PRRI/Persemesta.
Amerika Serikat diketahuinya membantu para pemberontak, yang antara lain terbukti dengan tertembaknya pesawat dan tertangkapnya pilot berkebangsaan Amerika Allan Lawrence Pope pada masa pemberontakan itu.
Makin tampak bahwa Soekarno makin anti Amerika, anti PBB yang dianggapnya didominasi pengaruh barat. Anti Amerika dari Soekarno ini telah tampil karena sejumlah pengalaman tidak menyenangkan dengan adanya campur tangan Amerika dalam kehidupan politik Indonesia. Presiden Soekarno kemudian mengalihkan politik Indonesia bergabung dengan poros Peking-Pyongyang yang berhaluan komunis.

SOAL 7
7. Selain NASAKOM, Soekarno pun mencetuskan ajaran RESOPIM. Ajaran ini memiliki kecenderungan …
a.  menyatukan ideologi-ideologi di masyarakat menjadi persatuan kebangsaan
b. memperkuat posisi komunis di pemerintahan
c. melawan neo kolonialisme
d. memperkuat kedudukan Presiden Soekarno
e. membungkam lawan-lawan politik dan ideologi Bung Karno

JAWABAN D
Pembahasan
Jika NASAKOM merupakan cara Presiden Soekarno untuk menyatukan ideologi-ideologi di masyarakat menjadi persatuan kebangsaan. Maka RESOPIM yang merupakan singkatan dari Revolusi, Sosialisme Indonesia, dan Pimpinan Nasional, cenderung ditujukan untuk memperkuat kedudukan Presiden Soekarno.
Inti dari ajaran Resopim adalah bahwa seluruh unsur kehidupan berbangsa dan bernegara harus dicapai melalui revolusi, dijiwai oleh sosialisme, dan dikendalikan oleh satu pimpinan nasional yang disebut Panglima Besar Revolusi (PBR), yaitu Presiden Soekarno.

SOAL 8
8. Dampak dari ajaran RESOPIM adalah …
a. kedudukan lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi negara ditetapkan di bawah presiden
b. semakin eratnya hubungan antar elemen masyarakat dengan pemerintah
c. semakin diseganinya posisi Indonesia di mata dunia
d. semakin kuatnya kedudukan ABRI sebagai penjaga NKRI
e. kedudukan lembaga tinggi negara sejajar dengan posisi presiden

JAWABAN A
Pembahasan
Dampak dari pemasyarakatan ajaran Resopim ini kedudukan lembaga-lembaga tinggi dan tertinggi negara ditetapkan di bawah presiden. Hal ini terlihat dengan adanya pemberian pangkat menteri kepada pimpinan lembaga tersebut, padahal kedudukan menteri seharusnya sebagai pembantu presiden.
Kutipan Pidato Presiden Soekarno pada tahun 1961 tentang RESOPIM

“…perlunya meresapkan adilnya Amanat Penderitaan Rakyat agar meresap pula tanggung jawab terhadapnya serta mustahilnya perjuangan besar kita berhasil tanpa Tritunggal Revolusi, ideologi nasional progresif dan pimpinan nasional.”

SOAL 9
9. Perhatikan poin-poin berikut
1) Menasionalisasi Bank Java menjadi Bank Indonesia
2) membubarkan DPR dan menggantinya dengan DPR-GR
3) Kebijakan pembentukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
4) Kebijakan membubarkan PKI
5) membentuk negara federasi
6) memprakarsai berdirinya gerakan non blok
7) Kebijakan berkonfrontasi dengan Malaysia
Yang bukan merupakan kebijakan Soekarno di era Demokrasi Terpimpin…

a. 2 dan 7
b. 1 dan 3
c. 2 dan 6
d. 1 dan 5
e. 4 dan 7

JAWABAN  D
Pembahasan
Kebijakan-kebijakan Soekarno pada demokrasi terpimpin, antara lain: 
1.      Kebijakan Presiden Soekarno membentuk lembaga tinggi negara yakni Majelis Permusyawaratan Rakyat Sementara (MPRS) dan Dewan Pertimbangan Agung Sementara (DPAS).
2.      Kebijakan Presiden Soekarno membubarkan Dewan Perwakilan Rakyar (DPR) dan menggantinya dengan Dewan Perwakilan Rakyat Gotong Royong (DPR-GR).
3.      Kebijakan Presiden Soekarno dalam pembentukan Front Nasional
4.      Kebijakan Presiden Soekarno dalam pembentukan Kabinet Kerja
5.      Kebijakan berkonfrontasi dengan Malaysia
6.      Kebijakan Presiden Soekarno menarik Indonesia keluar dari keanggotaan PBB
7.     Pemasyarakatan Ajaran Nasionalisme, agama, komunis (NASAKOM) dan Ajaran Resopim
8.      Kebijkakan pembentukan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS)
9.      Kebijakan mendevaluasi / menurunkan nilai mata uang
10.  Kebijakan Deklarasi Ekonomi
11.  Kebijakan Pengiriman Pasukan Garuda II ke negara Kongo untuk bergabung dengan pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa – Bangsa (PBB).
12.  Ikut memprakarsai berdirinya gerakan non-blok (GNB)
13.  Penyelenggaraan Asian Games di Jakarta pada tanggal 24 Agustus hingga tanggal 4 September 1962.  

SOAL 10
10. Latar belakang dicetuskannya sistem demokrasi terpimpin oleh Presiden Soekarno …
A. Banyaknya gerakan separatis di daerah menyebabkan ketidakstabilan negara.
B. Program-program yang dirancang oleh kabinet tidak dapat dijalankan secara utuh, sehingga pembangunan ekonomi tersendat karena seringnya dilakukan pergantian kabinet pada masa demokrasi liberal.
C. Kegagalan konstituante menyusun UUD baru untuk menggantikan UUDS 1950.
D. A dan B benar
E. A, B, C benar

JAWABAN E
Pembahasan
Demokrasi terpimpin merupakan suatu pelaksanaan sistem demokrasi dimana seluruh pemikiran dan keputusan negara berpusat pada Presiden Soekarno. Konsep Demokrasi Terpimpin pertama kali dicetuskan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 10 November 1956 pada sidang konstituante.

Latar belakang dicetuskannya sistem demokrasi terpimpin oleh Presiden Soekarno antara lain:
1.      Banyaknya gerakan separatis di daerah menyebabkan ketidakstabilan negara.
2.      Program-program yang dirancang oleh kabinet tidak dapat dijalankan secara utuh, sehingga pembangunan ekonomi tersendat karena seringnya dilakukan pergantian kabinet pada masa demokrasi liberal.
3.      Kegagalan konstituante menyusun UUD baru untuk menggantikan UUDS 1950.

Komentar

Postingan Populer